Tips Penggunaan Kartu Kredit Yang Baik dan Benar

Tips Penggunaan Kartu Kredit Yang Baik dan Benar

Tips Penggunaan Kartu Kredit Yang Baik dan Benar

Mungkin tidak perlu dijelaskan secara detail betapa pentingnya kartu kredit di zaman modern sekarang ini, kartu ini sangatlah populer karena mudah dan nyaman digunakan saat bertransaksi. Ada beberapa tipe kartu kredit yang berkembang di Indonesia yakni Visa, MasterCard, AMEX dan JCB. Namun dari ke 4 tipe kartu tersebut hanya Visa dan MasterCard saja yang paling sering digunakan baik di dalam maupun luar negeri. Penggunaan kartu kredit itu sendiri diambil dari dana limit yang terdapat pada masing-masing kartu. Sejauh ini Bank sudah mengeluarkan beberapa jenis kartu yakni Silver, Gold, Platinum dan Titanium. Masing-masing jenis kartu tersebut terdapat limit yang sudah ditentukan oleh para analis Bank berdasarkan pendapatan dan pengeluaran anda serta  lalu lintas transaksi pada kartu debit anda. Namun banyak juga yang beranggapan bahwa kartu kredit disebut “kartu setan” dimana Bank akan memperoleh bunga jika pemegang kartu kreditnya. Anggapan ini sungguh salah, sebenarnya kartu kredit ini sangat bermanfaat jika kita mengetahui strategi penggunaannya. Dan berikut adalah beberapa tips bagaimana anda anda menggunakan kartu kredit secara tepat.

  1. Siapkan alokasi dana anda untuk membayar tagihan

Strategi ini dinilai sangatlah penting, dengan metode ini setidaknya anda memiliki ketersediaan dana di rekening guna membayar kartu kredit. Ingat, jangan terlalu dipaksakan jika pendapatan anda atau tabungan anda dirasa tidak cukup untuk melakukan pembelanjaan baru meskipun limit pada kartu kredit masih tersedia. Jika memang keadaan darurat atau urgent yang memang diharuskan memakai kartu kredit seperti untuk jaminan Rumah Sakit maka langkah tersebut sah-sah saja anda lakukan. Nah, untuk mengakalinya dana yang membengkak dan tidak tersediannya dana di rekening untuk membayarkan tagihan tersebut, anda bisa konversi tagihan tersebut menjadi cicilan dan hal ini jauh lebih meringankan beban tagihan yang terlalu besar.

  1. Bayarlah Sebelum Jatuh Tempo

Salah satu kesalahan fatal bagi pengguna kartu kredit adalah selalu lupa untuk membayar kartu kredit. Alasannya cukup beragam, mulai tidak billing tagihan hingga tidak tahu kapan tanggal jatuh temponya. Hal-hal klasik seperti itu sebenarnya bisa diatasi dengan fasilitas e-channel di keluarkan oleh pihak Bank. Dimana ada sistem autodebet yang bisa anda pergunakan untuk membayar tagihan anda, dengan sistem ini tentunya anda hanya menyiapkan saja dana di rekening untuk siap dipotong untuk pembayaran. Lalu bagaimana dengan alasa tidak terima billing tagihan. Plis deh, sekarang zamannya email dan penggunaan kertas mulai dibatasi.

  1. Perhatikan Limit Kartu Agar Tidak Terjadi Overlimit

Nah, yang satu ini memang orang sering lupa. Asal ada barang bagus tinggal swipe tanpa sadar limitnya sudah tidak mencukupi.Terkadang kejadian pemakaian Overlimit masih bisa diloloskan oleh jaringan Bank, namun pada akhirnya anda harus menerima konsekuensi terkena biaya Overlimit. Besaran Ol fee (Over Limit Fee) memang berbeda pada setiap Bank yakni antara Rp. 50.000 hingga Rp. 100.000. Untuk mengatasi OL ini diharapkan anda rajin-rajin mengecek tagihan berjalan dan sisa limit anda melalui fasilitas e-channel atau menghubungi pihak Bank. Langkah ini dinilai lebih baik ketimbang harus mengeluarkan biaya penalty yang dikenakan Bank akibat kelalaian sang cardholder.

  1. Hindari Penarikan Tunai Melalui ATM

Bagaimana pun juga anda wajib menghindari tindakan yang satu ini, penarikan tunai menggunakan kartu kredit melalui ATM akan membebankan anda sebab anda akan dikenakan 2 kali biaya. Yang pertama biaya tarik tunai yang dikenakan 2,5% dari total penarikan, selain itu bunga yang berlaku untuk transaksi tarik tunai adalah bunga berjalan. Jika memang terpaksa membutuhkan dana sesegera mungkin, disarankan untuk mengambil dalam jumlah banyak sesuai dengan batas limit penarikan dan tentunya jangan dilakukan secara berulang-ulang guna menghindari biaya charge penarikan tadi.

Itulah ke 4 tips untuk anda bagaimana menggunakan kartu kredit yang baik dan benar, semoga tips ini bisa bermanfaat bagi anda pengguna kartu kredit pemula.

Proyek Perumahan Murah di Cikarang Ala Jokowi Disambut Antusias

Jokowi Sambangi Pembangunan Proyek Perumahan Murah di Cikarang Bekasi Jababeka

Jokowi Sambangi Pembangunan Proyek Perumahan Murah di Cikarang Bekasi Jababeka

Perumahan murah di Cikarang | Proyek pembangunan perumahan murah di Cikarang Jababeka Bekasi Jawa Barat baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo. Proyek rumah Cikarang murah ini menurut Jokowi merupakan proyek yang sengaja ditujukan bagi MBR alias masyarakat berpenghasilan rendah.

Sebagai bukti atas niat tulusnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun turut mengundang para MBR yang sangat antusias untuk membeli perumahan murah di Cikarang tersebut. Sekaligus untuk berinteraksi dan menerangkan skema pembelian rumah Cikarang itu.

“Kalau cicilannya dipatok seharag 750,000 – 900,000 berat, ndak?”, tanya sang Presiden kepada para hadirin acara tersebut.

Menjawab pertanyaan Presiden tentang perumahan murah di Cikarang yang berlokasi di Perumahan Villa Kencana Cikarang Bekasi Jababeka tersebut, 3 orang pun maju kedepan untuk menyambangi Presiden Jokowi.

“Sanggup, pak. Terima kasih”, sahut 3 orang tersebut kompak saat merespons Jokowi.

Sejak semula, Jokowi memang sudah menakar. Bahwa dengan perhitungan Upah Minimum Regional (UMR) sebesar 3,5jt per bulan, seharusnya biaya cicilan sebesar 750rb hingga 900rb tidak akan memberatkan mereka tiap bulannya.

“Saya harap dengan adanya penawaran perumahan murah di Cikarang ini, masyarakat mampu mengatur finansialnya dengan bijaksana. Proyek rumah Cikarang semacam ini lah yang kedepan terus akan kita sebarkan di semua propinsi Indonesia. Supaya masyarakat Indonesia bisa sejahtera dan mempunyai hunian yang layak. Alhamdullilah, kalau proyek ini bisa membantu Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian”, tutur Jokowi lagi melanjutkan pidatonya.

Jokowi juga mengatakan, kalau target pemerintah pusat adalah membangun rumah Cikarang yang bersubsidi seperti ini hingga mencapai 1 juta unit kedepannya.

Skema Perhitungan Untuk Mengakses KPR Perumahan Murah di Cikarang

Diatas lokasi Perumahan Villa Kencana Cikarang Bekasi Jababeka dengan luas 105 hektar ini sendiri, bakal dibangun rumah Cikarang versi tapak sebanyak 8,749 unit dengan tipe 25/60. Harga per unitnya sendiri berada di kisaran 112 juta Rupiah sampai dengan 141 juta Rupiah, dimana bisa dicicil dengan biaya 750 ribu Rupiah hingga 900 ribu Rupiah per bulan.

Untuk mengakses KPR yang disubsidi oleh FLPP (asilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan), masyarakat cukup mengorek isi dompet sebesar 1% saja dari harga rumah Cikarang tersebut untuk DP. Adapun cicilan perumahan murah di Cikarang itu hanya dikenakan bunga flat dengan tenor 20 thn sebesar 5% saja.

Dengan skema yang sudah digodok dengan matang tersebut, Jokowi menyampaikan harapannya kepada masyarakat untuk bisa menggunakan fasilitas perumahan murah di Cikarang itu dengan sebaik-baiknya.

“Menyediakan hunian yang layak itu merupakan tanggungjawab pemerintah. Mengingat harga tanah makin hari terus naik. Saya ingin kita semua bisa sejahtera dan punya rumah tinggal”, tuntas Jokowi sembari meninggalkan acara peresmian proyek perumahan murah di Cikarang tersebut.

© 2018 Fakap News

Theme by Anders NorénUp ↑